Saturday, November 10, 2007

* Cerita Alam *

disaat manatap langit nan indah
yang dibaluti sang awan mendung
nuraniku terpukau keindahannya
sesaat aku teringat

akan dirimu
yang direlung duka....
nuraniku terpukau
akan ketabahanmu

dikala sang raja siang menjilat pori2
yang diselingi rasa malu..
jazadku terpukau akan kehangatannya
sesaat aku teringat akan dirimu...

yang dibaluti amarah..
jazadku terpukau akan ketegasanmu...
dikala batu karang yang leleh
akan setitik air kerlipan bulu halus

bersembunyikan bola mata
yang tajam merobek dimensi waktu,
ruang dan massa
membuat jazadku terpukau

akan keberadaanmu ...
dikala engkau jauh nuun disana
seandainya engkau adalah tulang rusukku
yang hilang ingin rasanya kumiliki lagi



By : Adik koe (Abdul Haris)
(11/10/2007 )

Tuesday, November 6, 2007

* Mengejar Matahari *

Jangan kau mengejar bayangan mentari
Yang hendak pergi di ufuk barat
Karna kau pasti tak akan pernah bisa
Menemukan dirinya menantimu

Dia tak akan pernah berhenti berlari
Mengelilingi bumi pada porosnya
Meski dia tau kau telah lelah menyejarnya
Dia tak akan pernah berhenti berlari

Bersabarlah....
Dan coba kau dengar bahasanya
Maka kau akan mengerti
Betapa dia begitu menyayangimu

Dia tak ingin membuatmu lelah
Karna terus mengejar bayangannya
Dia hanya ingin kau mengerti
Dan bersedia menunggunya hingga malam berlalu

Kau tak perlu lelah berlari
Karna dia yang akan datang menghampirimu
Kau hanya perlu membuka jendela saat pagi tiba
Dan kau akan dapati dia tersenyum menyapamu penuh cinta

Selasa, 06 November 2007

May Zahra

Monday, November 5, 2007

* Penantian *

Ketika malam datang
Aku masih terpaku menunggumu
Berusaha tuk tetap tegar sampai nanti
Berharap sekeping janji yang terpatri

Menjadi nyata dalam diri
Aku tak akan pernah bersedih
Selama mentari masih setia
Menyapa dan menemani hari-hariku

Meski harus aku mengakui
Penantian itu tak selamanya berakhir indah
Tapi aku yakin suatu saat nanti
Aku akan bertemu dermaga itu

Dermaga labuhan segenap rasa
Cinta, sayang dan kerinduan
Yang tercipta karna-NYA

Senin, 05 November 2007

May Zahra

Friday, November 2, 2007

Cinta Kata Sang Ahli

kata sang ahli astronomi
cinta itu seperti petir
dia datang tiba-tiba saat kita lengah
dan tak mampu menghindarinya

kata sang ahli agronomi
cinta sejati itu seperti pohon pisang
dia hanya bisa berbuah
satu kali saja dalam hidupnya

kata sang ahli matematika
cinta itu tidak bisa dihitung
dia juga tak bisa dijumlahkan
karna bilangannya tidak pasti

kata sang pujangga
cinta itu menerima apa adanya
menghargai yang dicintai
dan memahami bahasanya